Jumat, 29 April 2016

Aku mengetahuinya

Saat itu aku masih duduk di semester satu. Dalam angkatan kami ruang kuliah digabung antar jurusan dalam fakultas karna kami masih mengambil mata kuliah umum yang ditetapkan oleh fakultas. Pada saat itu saya termasuk ke dalam grup C yang merupkan gabungan dari berbagai jurusan. Aku tak ingin bercerita tentang ospek di kampus atau euforia organisasi di kampus dan tetek bengek nya. Ada satu hal yang menarik perhatianku yakni seorang mahasiswi cantik bernama Neta. 
Aku dan Neta memang tidak dekat. Bahkan percakapan aku dan Neta dapat dihitung dengan jari. Neta memang menarik perhatianku, Neta menurutku berbeda dari mahasiswi lainnya . Awalnya aku tak mengenal namanya. Maklum waktu itu aku masih semester satu. Masing-masiing lebih kompak dengan sesama jurusan. Entah sengaja atau tidak, terbentuk kelompok pertemanan masing-masing. Bagaimanapun aku bukan tipe orang yang sok kenal dan sok dekat. Terlebih lagi soal wanita, aku masih enggan untuk melakukan suatu pendekatan yang lebih intim terhadap wanita, sekalipun aku memang tertarik padanya.
Penantian Neta Karya Heri Aprilando
Neta… itu namanya. Aku mengetahuinya dari tanda tangannya di absensi kuliah setelah aku menghitung nomor absensinya dari bangku yang pertama sampai ke bangku ia duduk. Aku memang lebih suka duduk di bangku di barisan belakang. Siapa peduli…. Kalau bukan kami yang mengisi bangku barisan belakang, lalu siapa lagi. Yaa… begitulah kisah singkat perkenalan sepihak dariku dengan Neta yang kutahu dari tanda tangan di absensi kuliah. Tanda tanganya memang bagus. Mungkin tulisannya rapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar