Saat itu aku masih duduk di semester satu. Dalam angkatan kami ruang
kuliah digabung antar jurusan dalam fakultas karna kami masih mengambil
mata kuliah umum yang ditetapkan oleh fakultas. Pada saat itu saya
termasuk ke dalam grup C yang merupkan gabungan dari berbagai jurusan.
Aku tak ingin bercerita tentang ospek di kampus atau euforia organisasi
di kampus dan tetek bengek nya. Ada satu hal yang menarik perhatianku
yakni seorang mahasiswi cantik bernama Neta.
Aku dan Neta memang tidak dekat. Bahkan percakapan aku dan Neta dapat
dihitung dengan jari. Neta memang menarik perhatianku, Neta menurutku
berbeda dari mahasiswi lainnya . Awalnya aku tak mengenal namanya.
Maklum waktu itu aku masih semester satu. Masing-masiing lebih kompak
dengan sesama jurusan. Entah sengaja atau tidak, terbentuk kelompok
pertemanan masing-masing. Bagaimanapun aku bukan tipe orang yang sok
kenal dan sok dekat. Terlebih lagi soal wanita, aku masih enggan untuk
melakukan suatu pendekatan yang lebih intim terhadap wanita, sekalipun
aku memang tertarik padanya.
![]() |
| Penantian Neta Karya Heri Aprilando |
Neta… itu namanya. Aku mengetahuinya dari tanda tangannya di absensi
kuliah setelah aku menghitung nomor absensinya dari bangku yang pertama
sampai ke bangku ia duduk. Aku memang lebih suka duduk di bangku di
barisan belakang. Siapa peduli…. Kalau bukan kami yang mengisi bangku
barisan belakang, lalu siapa lagi. Yaa… begitulah kisah singkat
perkenalan sepihak dariku dengan Neta yang kutahu dari tanda tangan di
absensi kuliah. Tanda tanganya memang bagus. Mungkin tulisannya rapi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar